Ntbaktual.com, Lombok Barat – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH. Ibnu Khalil, S.Ag., M.Pd.I, menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Restoran Ujung Landasan, By Pass Lombok Barat, Minggu (15/3/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan silaturahmi bersama masyarakat dalam suasana bulan suci Ramadan.
Acara ini dihadiri ratusan peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan, hingga tim sukses yang datang dari sejumlah wilayah di Lombok Barat.
Dalam kesempatan tersebut, TGH. Ibnu Khalil menjelaskan pentingnya pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia menegaskan bahwa menjaga silaturahmi merupakan salah satu cara efektif untuk memperkuat persatuan di tengah masyarakat yang beragam.
Menurutnya, sebagai wakil daerah di tingkat pusat, dirinya memiliki tanggung jawab untuk terus menjalin komunikasi dengan masyarakat, tidak hanya menjelang momentum pemilihan umum, tetapi secara berkelanjutan.
“Silaturahmi harus tetap dijaga kapan pun. Tidak hanya saat pemilu, bahkan ketika kita tidak lagi menjabat sebagai dewan pun hubungan dengan masyarakat harus tetap terjalin. Dari silaturahmi itulah kita bisa bertukar informasi, meluruskan berbagai isu, dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Anggota DPD RI yang juga tergabung dalam Komite III tersebut menjelaskan bahwa di era media sosial saat ini, perbedaan pandangan sering kali menimbulkan kesalahpahaman. Karena itu, pertemuan secara langsung dinilai lebih efektif untuk menyelesaikan berbagai persoalan.
“Diskusi melalui media sosial sering kali tidak cukup untuk menyelesaikan masalah. Namun ketika kita bertemu langsung, duduk bersama, biasanya solusi akan lebih mudah ditemukan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai silaturahmi juga sejalan dengan semangat Empat Pilar Kebangsaan yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam pemaparannya, TGH. Ibnu Khalil juga mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah atau persaudaraan.
Ia menyebutkan bahwa para ulama membagi persaudaraan ke dalam tiga bentuk utama, yaitu ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa dan setanah air), serta ukhuwah Islamiah (persaudaraan sesama manusia).
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan, baik yang berasal dari dalam maupun luar.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang memiliki keragaman suku, agama, bahasa, dan budaya. Menurutnya, persatuan tersebut dapat terjaga karena masyarakat Indonesia menjunjung tinggi nilai toleransi.
“Indonesia adalah negara yang sangat beragam, tetapi kita tetap bisa hidup damai dalam bingkai NKRI. Inilah makna Bhinneka Tunggal Ika yang harus terus kita jaga bersama,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Islam mengajarkan nilai rahmatan lil ‘alamin, yakni membawa kedamaian dan kebaikan bagi seluruh umat manusia. Karena itu, umat Islam diharapkan dapat menjadi teladan dalam membangun toleransi serta menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, TGH. Ibnu Khalil berharap masyarakat dapat semakin memahami dan menerapkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Perbedaan merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Namun dengan musyawarah, silaturahmi, dan sikap saling menghormati, kita bisa menjaga persatuan sekaligus membangun bangsa ini bersama,” pungkasnya.











