Menu

Mode Gelap

Berita · 25 Jun 2026 17:57 WITA ·

SPMB SMKN 1 Kuripan 2026 Dibuka Tiga Jalur, Kuota 360 Siswa, TKJT Jadi Program Paling Diminati


 SPMB SMKN 1 Kuripan 2026 Dibuka Tiga Jalur, Kuota 360 Siswa, TKJT Jadi Program Paling Diminati Perbesar

Ntbaktual.com – Lombok Barat, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMK Negeri 1 Kuripan, Muhammad Sumarlin, S.P., ketika di temui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027 di SMKN 1 Kuripan dilaksanakan melalui tiga jalur sesuai jadwal yang ditetapkan Dinas Pendidikan. 25/6/2026

Adapun tahapan pendaftaran melalui jalur afirmasi pada 2–4 Juni 2026, Jalur domisili pada 20–23 Juni 2026, dan jalur nilai rapor yang akan berlangsung pada 1–3 Juli 2026.
Muhammad Sumarlin menjelaskan, SMKN 1 Kuripan tahun ini mendapat kuota penerimaan sebanyak 360 siswa yang tersebar pada empat program keahlian.

“Untuk program Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) dibuka tiga rombongan belajar (rombel) dengan kuota 108 siswa. Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dua rombel dengan kuota 72 siswa, Agribisnis Tanaman dua rombel dengan kuota 72 siswa, dan Agribisnis Ternak tiga rombel dengan kuota 108 siswa. Total kuota penerimaan tahun ini sebanyak 360 siswa,” ujarnya.

Peminat TJKT Melebihi Kuota
Berdasarkan data sementara yang tercatat di sistem sekolah, program TJKT menjadi jurusan yang paling diminati. Hingga saat ini jumlah pendaftar mencapai 132 siswa, atau melebihi kuota yang tersedia sebanyak 108 siswa.

Sementara itu, jumlah pendaftar pada program lainnya masih di bawah kuota yang disediakan, yakni:
Agribisnis Tanaman: 15 siswa dari kuota 72 siswa.
Agribisnis Ternak: 16 siswa dari kuota 108 siswa.
Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian: 27 siswa dari kuota 72 siswa.

Meski demikian, pihak sekolah optimistis kuota di setiap program keahlian dapat terpenuhi melalui pilihan kedua para pendaftar maupun perpindahan calon siswa dari sekolah lain yang kuotanya telah penuh.

“Kami berharap ada limpahan pendaftar dari sekolah lain, seperti SMKN 2 Kuripan, SMKN 1 Gerung maupun SMA Negeri 1 Gerung yang jumlah pendaftarnya melebihi kuota, sehingga calon siswa yang tidak diterima dapat memilih melanjutkan pendidikan di SMKN 1 Kuripan,” katanya.

Seleksi Berdasarkan Empat Mata Pelajaran
Dalam pelaksanaan SPMB 2026, kuota penerimaan dibagi menjadi tiga jalur, yaitu:
Jalur afirmasi: 15 persen.
Jalur domisili: 10 persen.
Jalur nilai rapor: 75 persen.
Khusus jalur nilai rapor, seleksi dilakukan berdasarkan peringkat nilai empat mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Jika jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia, seperti yang terjadi pada program TJKT, maka penentuan kelulusan akan mengacu pada peringkat nilai dari keempat mata pelajaran tersebut.

Gencar Sosialisasi ke SMP dan Mts
Untuk meningkatkan minat calon peserta didik, SMKN 1 Kuripan telah membentuk tim SPMB yang dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Tim tersebut telah melakukan sosialisasi ke berbagai SMP dan Mts di wilayah Kuripan, Gerung hingga beberapa daerah di Lombok Tengah.

Menurut Muhammad Sumarlin, salah satu keunggulan SMKN 1 Kuripan adalah fokus pembelajaran berbasis praktik, terutama pada bidang pertanian dan peternakan.

“Sebagai sekolah berbasis pertanian, sekitar 70 persen proses pembelajaran dilakukan melalui praktik. Namun siswa tidak hanya diajarkan bekerja di lapangan, melainkan juga menjadi pengelola atau manajer usaha pertanian dan peternakan, termasuk memahami analisis usaha dan manajemen bisnis,” jelasnya.

Banyak Lulusan Langsung Direkrut Dunia Kerja
Muhammad Sumarlin menambahkan, peluang kerja bagi lulusan SMKN 1 Kuripan cukup terbuka lebar. Hal itu didukung oleh program Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan selama enam bulan pada semester lima.
Banyak siswa yang menunjukkan kinerja baik selama PKL sehingga langsung mendapat tawaran kerja dari perusahaan maupun industri tempat mereka magang.

“Sering kali sebelum masa PKL berakhir, pihak perusahaan sudah meminta siswa untuk tetap bekerja karena kinerjanya dinilai baik. Setelah lulus, mereka hanya perlu melengkapi administrasi lamaran kerja dan langsung diterima,” ungkapnya.

Kerja sama sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) juga terus diperkuat. Saat ini setiap program keahlian telah memiliki sedikitnya 10 mitra kerja sama yang mendukung pelaksanaan PKL maupun magang guru.
Meski demikian, untuk penyerapan lulusan secara langsung, beberapa perusahaan masih memprioritaskan penerimaan siswa magang dan peserta PKL dibandingkan rekrutmen lulusan secara permanen.

Dengan masih berlangsungnya tahapan SPMB jalur nilai rapor pada 1–3 Juli 2026, SMKN 1 Kuripan berharap jumlah pendaftar terus bertambah sehingga seluruh kuota yang tersedia dapat terpenuhi sesuai target penerimaan tahun ajaran baru.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pimpinan Islahudiny Desak TV One Minta Maaf Atas Tayangan Yang Diduga Mencemarkan Nama Baik Ponpes

16 Juli 2026 - 10:06 WITA

Tutup Muharram Dengan Kepedulian, BAZNAS Bahagiakan Anak 50 Anak Yatim Bersama Para Darmawan

15 Juli 2026 - 19:19 WITA

BAZNAS Lombok Barat Jelaskan Mekanisme Infak Dalam Program Bantuan Gerobak UMKM

8 Juli 2026 - 18:53 WITA

SMKN 1 Gerung Dibanjiri Pendaftaran, Kekurangan 16 Ruang Kelas Jadi Tantangan Tingkat Layanan Pendidikan

30 Juni 2026 - 20:22 WITA

Hj. Evi Epita Maya Ajak Warga Desa Giri Sasak Perkuat Persatuan Melalui Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.

13 Juni 2026 - 18:59 WITA

Reses DPRD Lombok Barat, TGH. Munawir Said Serap Aspirasi Warga Kuripan Selatan

11 Juni 2026 - 20:58 WITA

Trending di Berita