Mataram, Ntbaktual.com – Estafet kepemimpinan pemuda di Nusa Tenggara Barat resmi bergulir. Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi NTB periode 2025–2028 resmi dilantik dalam prosesi khidmat di Hotel Grand Madani, Kota Mataram, Sabtu (7/2/2026).
Pelantikan yang mengusung tema besar “Rejuvenasi KNPI NTB” ini menandai babak baru transformasi peran pemuda sebagai mitra strategis pemerintah yang progresif dan berorientasi pada pembangunan desa. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum DPP KNPI Dr. Ali Hanafiah, Kepala Bakesbangpoldagri NTB Drs. H. Surya Bahari mewakili Gubernur NTB, jajaran Forkopimda, para kepala desa se-NTB, tokoh senior KNPI Ir. H.K. Lalu Winengan, serta berbagai organisasi kepemudaan dan tokoh pemuda.
Dalam arahannya, Ketua Umum DPP KNPI Dr. Ali Hanafiah menegaskan bahwa KNPI merupakan wadah berhimpun organisasi kepemudaan yang diakui pemerintah sejak 1973. Karena itu, ia mendorong pengurus daerah memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam menyukseskan program nasional, khususnya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, KNPI NTB di bawah kepemimpinan Daud Azhari harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa. DPP KNPI bahkan telah membentuk Laskar Asta Cita sebagai instrumen penguatan peran pemuda di akar rumput.
Ali Hanafiah menekankan tiga pilar kompetensi yang perlu dikuasai pemuda desa, yakni kemampuan legal drafting untuk membantu penyusunan peraturan desa, literasi digital agar tidak tertinggal perkembangan teknologi, serta pengetahuan media guna mempublikasikan capaian pembangunan desa ke tingkat nasional maupun global.
Ia juga mendorong pemuda NTB terlibat dalam sektor pertanian milenial sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan, mencontoh keberhasilan kader KNPI di daerah lain yang sukses mengelola usaha pertanian skala besar.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI NTB periode 2025–2028, Daud Azhari, menegaskan bahwa konsep rejuvenasi tidak sekadar penyegaran struktur organisasi, melainkan perubahan pola pikir dan peningkatan produktivitas pemuda.
Ia menyebut semangat rejuvenasi sebagai upaya menghidupkan kembali energi besar pemuda NTB yang memiliki sejarah kuat dalam peradaban dunia. KNPI, kata dia, akan diposisikan sebagai mitra pemerintah yang kritis namun konstruktif.
“Kami akan mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat, sekaligus tetap memberikan masukan demi perbaikan kebijakan. KNPI harus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual pemuda,” ujarnya.
Pelantikan yang berlangsung selama dua hari, 7–8 Februari 2026, juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) guna merumuskan program strategis tiga tahun ke depan. Daud mengajak seluruh pengurus menjaga soliditas organisasi meski berasal dari latar belakang yang beragam.
Ia menutup sambutannya dengan pesan persatuan, menegaskan bahwa perbedaan adalah kekuatan selama tetap menjunjung persaudaraan.
Kehadiran para kepala desa se-NTB dalam pelantikan ini menjadi sinyal kuat arah gerak KNPI NTB yang akan lebih fokus pada kerja-kerja nyata di tingkat desa melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Dispora NTB.











