Ntbaktual.com, Mataram — Puluhan Perhimpunan Pemuda Sasak Melakukan Hearing ke kantor Kementrian Haji dan Umroh yang berada di Nusa Tenggara Barat, dengan adanya Jama’ah Umroh yang terlantar di Saudi, 1 April 2026.
Selesai Hearing taupik selaku presiden dari perhimpunan pemuda sasak, sangat mengapresiasi Pihak kementrian Haji dan Umroh yang langsung gerak cepat dalam penangan jama’ah yang terlantar di Arab Saudi.
Apresiasi atas gerak cepat Kanwil melalui kementrian Haji dan Umroh di NTB,untuk meminta kejelasan dari jama’ah yang terlantar.
Dari isu yang beredar ternyata pihak Kanwil melalui kementrian Haji dan Umroh sudah memanggil trevel tersebut, untuk meminta kejelasan dan bertanggung jawab dari pihak trevel dan melakukan langkah untuk memastikan langkah kongkrit agar jama’ah segera pulang ke tanah air dengan selamat.
“Alhamdulillah pihak Kanwil sudah memanggil agen trevel dan melakukan langkah yang kongkrit untuk di pastikan agar para jama’ah untuk di pulangkan secepatnya. jama’ah di pulangkan terlebih dahulu, baru kemudian pihak trevel di panggil untuk di proses dah di bina sesuai aturan yang berlaku, ucap Taupik”.
Keselamatan dan kepulangan jama’ah harus jadi prioritas utama. Pemerintah harus tegas terhadap agen-agen trevel yang sudah di periksa.
Taupik berharap kedepan trevel harus segera di periksa dan di identifikasi agar sebelum memberangkatkan jam’ah hal serupa tidak terulang lagi.
Sementara Kepala Kanwil Kementerian Haji Nusa Tenggara Barat, H. Lalu M. Amin S.H., Telah melakukan langkah sejak menerima informasi yang beredar, dan memastikan informasi yang beredar di media sosial.
” Kami telah menyurati trevel yang di gunakan oleh jama’ah dan pihak trevel akan Segeran datang untuk melakukan klarifikasi di kantor kami,” jelasnya.
Dan menegaskan keselamatan jama’ah menjadi prioritas dan keselamatan kami, serta jama’ah agar pulang dengan aman dan selamat.
Berdasarkan data dan informasi, ada sebagian jama’ah sudah di pulangkan dan sisanya di jadwalkan tiba 2 April 2026.
“Dari total jama’ah 41 dan sebagain sudah di pulangkan, sisanya 30 jama’ah akan segera sampai ketanah air dan kami akan Segeran melakukan konfirmasi kepada jama’ah,” tambahnya.
Kanwil haji dan Umroh menegaskan akan melakukan ketegasan, bila apabila ada pelanggaran yang di lakukan, ketika dalam perjalan melakukan umroh, kalau ada pelanggaran akan di tutup izin operasional dan di bekukan permanen.
Langkah edukasi, masyarakat di himbau untuk memperhatikan ” 5 prinsip umroh”,sebelum berangakat.
Memastikan legalitas
Memastikan tiket pulang pergi
Memastikan keberangkatan pulang pergi
Memastikan akomodasi hotel di Arab Saudi
Memastikan Visa.
” pesan kami kepada jama’ah yang akan melakukan perjalanan agar lebih teliti ketika memilih trevel umroh agar hal serupa tidak terulang kembali,” ungkapnya.











