Lombok Barat – Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Mataram (Persero), Sudirman, menggelar Focus Group Diskusikan (FGD) dan Ramah Tamah bersama wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kegiatan di laksanakan sebagi bentuk keterbukaan informasi publik serta komitmen perusahaan dalam peningkatan kualitas pelayanan air bersih di pelanggan, yang bertempat di Ruang Rapat Ranget PTAM Giri Menang (Persero), Senin (29/12/2025).
Dalam forum diskusi tersebut bertujuan untuk mengendapkan pelayanan air bersih,khususnya untuk informasi penting yang perlu di ketahui pelanggan. Sudirman menyampaikan bahwa pengembangan jaringan dan peningkatan kualitas pelayanan air minum harus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan perusahaan serta komposisi konsumen dan sumber pendapatan.
“Komposisi pelanggan terbesar kita berada di wilayah Kota Mataram. Namun, sebelum memperluas jaringan, PDAM harus benar-benar sehat. Setiap investasi, termasuk pemakaian bahan baku dan energi, harus melalui proses bisnis dan perhitungan ekonomi yang matang,” ujar Sudirman.
Ia menegaskan, PTAM Giri Menang siap menyesuaikan kebijakan usaha sesuai dengan keputusan dan arahan DPRD, sembari terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Lombok Barat.
Sudirman juga mengungkapkan bahwa hasil survei kepuasan publik di Provinsi NTB menempatkan Lombok Barat di atas angka 70 persen, khususnya dalam pelayanan air minum. Hal ini, menurutnya, menjadi indikator penting dalam mendukung penurunan angka kemiskinan ekstrem yang harus slalu di tingkatkan.
“Akses air bersih merupakan salah satu indikator penting dalam menekan kemiskinan ekstrem. Karena itu, pengembangan jaringan di wilayah Lombok Barat menjadi kepentingan bersama,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sudirman menyampaikan apresiasi kepada insan media dan LSM atas kontribusi dan peran aktif dalam memberikan masukan, kritik, serta kontrol sosial terhadap kinerja perusahaan daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi rekan-rekan media dan LSM. Tidak semua kritik harus dipandang negatif, justru ini menjadi bahan evaluasi yang terus kami tingkatkan, ” tambahnya.
Terkait pelayanan pengaduan masyarakat, Sudirman menegaskan bahwa PTAM Giri Menang telah menyediakan layanan pengaduan selama 24 jam, baik melalui telepon maupun WhatsApp.
“Pengaduan bisa disampaikan melalui call center 24 jam di nomor (0370) 6111999 atau melalui WhatsApp 0813 9039 9902. Yang terpenting, laporan harus jelas: lokasi, jenis keluhan, dan identitas pelapor,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini pendeteksian kebocoran jaringan masih dilakukan secara manual, karena belum seluruh pipa dilengkapi sensor kebocoran. Namun, setiap laporan yang masuk akan langsung ditindaklanjuti oleh tim teknis yang slalu sigap dalam melakukan perbaikan di lapangan.
Lebih lanjut, Sudirman menyebutkan bahwa berdasarkan penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), PTAM Giri Menang dinilai sebagai perusahaan air minum terbaik nomor satu di NTB dalam hal respons cepat dalam penanganan pelaporan dan pengaduan masyarakat
“Kami terus berupaya menjaga dan menjaga kualitas air sesuai standar kesehatan kesehatan yang ada. Pengujian dilakukan di titik-titik permanen, dan jika tidak memenuhi persyaratan, air tersebut tidak akan didistribusikan,” pungkasnya.
Melalui FGD ini, PTAM Giri Menang berharap agar bisa terjalin komunikasi yang lebih terbuka dan berkelanjutan dengan media dan LSM, guna mendukung transparansi serta peningkatan pelayanan air bersih dari berbagai pelanggan yang berada di lombok barat.











