LOMBOK BARAT, Ntbaktual.com – Gelaran Car Free Night (CFN) kembali mencuri perhatian masyarakat dengan hadirnya program spesial bertajuk CFN Idol, sebuah ajang pencarian bakat yang digagas Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar.
Program ini mendapat sambutan antusias dari peserta maupun pengunjung, sekaligus menjadi panggung bagi talenta muda dari 10 kecamatan di Lobar untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Wakil Bupati Lobar, Hj. Nurul Adha (UNA) mengapresiasi penyelenggaraan CFN Idol yang menurutnya menjadi sarana penting untuk menemukan potensi anak-anak dan remaja di daerah.
“Alhamdulillah, ini sebuah kreativitas yang diprakarsai Dispar untuk mengadakan CFN Idol. Banyak sekali bakat dan talenta kita. Saya sampai bingung menilainya, semua bagus-bagus,” ujarnya.
Menurut Wabup UNA, kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga wahana bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri sekaligus mengasah kemampuan mereka. Ia menegaskan bahwa CFN akan terus dimaksimalkan sebagai ruang pembinaan talenta lokal.
Ia juga menambahkan bahwa Bupati Lobar mendorong agar kegiatan CFN tidak hanya fokus pada musik dan vokal, tetapi juga menampilkan tarian, seni tradisional, dan berbagai pertunjukan budaya lainnya.
“Ke depan, seni-seni tradisional juga akan kita gelar di CFN maupun CFD. Ini bagian dari upaya menemukan bibit terbaik sekaligus menjaga budaya daerah,” katanya.
Wabup UNA berharap anak-anak muda Lobar terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka.
“Semoga dari CFN Idol ini nanti bisa muncul talenta Lobar yang bisa berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Kepala Dispar Lobar, Agus Gunawan, menjelaskan bahwa CFN Idol merupakan inovasi yang berasal dari arahan langsung Bupati dan Wakil Bupati.
Menurutnya, kegiatan ini awalnya hanya uji coba, namun antusiasme peserta membuat pihaknya terkejut.
“Ini sebenarnya uji coba, tapi tidak menyangka potensinya luar biasa. Jurinya saja bingung menilai karena semuanya hebat-hebat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa masing-masing kecamatan mengirimkan perwakilan terbaik karena keterbatasan waktu seleksi.
Melihat keberhasilan tahun ini, Dispar berencana memperluas cakupan kompetisi dengan berbagai kategori baru.
“Tahun depan mungkin tidak hanya CFN Idol remaja. Ada rencana CFN Idol anak-anak dan bahkan KDI Lobar. Termasuk penampilan tari kreasi dan kesenian lainnya,” jelasnya.
Menurut Agus, selain menjadi ruang kreativitas, CFN juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan.
“UMKM ramai, ekonomi bergerak. Jadi kegiatan seperti ini saling mengisi dan saling menguntungkan,” tambahnya.
Agus juga berpesan kepada generasi muda Lombok Barat untuk terus memanfaatkan CFN sebagai ruang berekspresi.
“Jadikan CFN sebagai media untuk menyalurkan bakat seni, budaya, musik, olahraga, apa saja. Silakan manfaatkan,” tegasnya.
Puncak acara CFN Idol ditandai dengan terpilihnya Baiq Maulida Ozora Salsabila sebagai juara. Maulida mengaku sangat bahagia dan tidak menyangka bisa menjadi pemenang.
“Seru banget. Acaranya keren banget dan memuaskan. Saya enggak nyangka bisa sampai sejauh ini,” ungkapnya.
Ia juga memuji seluruh panitia, juri, serta para peserta lainnya yang dinilainya tampil maksimal.
“Juri-jurinya keren, panitianya keren, semua peserta juga keren-keren,” ujarnya.
Maulida memberikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Lombok Barat yang dinilainya telah membuka ruang besar bagi generasi muda untuk berkembang.
“Pemerintah Lombok Barat keren banget bisa mengadakan acara seperti ini. Kita jadi bisa mengasah kemampuan dan semua orang bisa ikut. Ini pengalaman pertama saya dan sangat berkesan,” katanya.
Sebagai juara, Maulida berkomitmen untuk meningkatkan latihan dan menjaga kualitas vokal.
“Persiapannya lebih ditingkatkan lagi, latihannya lebih, pita suara dijaga, kesehatan dijaga. Itu saja. Semangat!” ujarnya penuh antusias.
Melalui berbagai inovasi seperti CFN Idol, CFN terbukti menjadi ruang publik yang mampu menggabungkan hiburan, kreativitas, budaya, dan pergerakan ekonomi. Pemerintah Lobar optimistis kegiatan ini akan semakin berkembang dan melahirkan lebih banyak talenta lokal di masa mendatang.
CFN kini bukan hanya ajang santai warga, tetapi telah menjadi panggung kreatif yang menaikkan citra seni dan budaya Lobar sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.











